Thursday, December 26, 2019

Sangat mudah untuk mengatasi suara motor berisik dan mengetahui penyebabnya


Adapun untuk penyebab suara mesin berisik yang diantaranya yaitu:
  • Oli motor kurang dan encer.
  • Baut tertentu pada mesin ada yang lepas atau kendor.
  • Setelan klep atau katup longgar.
  • Rantai kendor.
  • Ring piston aus.
  • Pin piston aus.
  • Kualitas bahan bakar tidak sesuai standart.
  • Busi sudah tidak layak pakai.
  • Penyetelan yang tidak tepat.
  • Cam shaft dan rocker arm aus.
1. Volume oli mesin kurang

Seperti yang kita bahas sebelumnya bahwa oli mesin itu bertugas melapisi komponen mesin yang bergesekan. Tapi dalam kondisi kurang, maka oli mesin tersebut tidak dapat melapisi seluruh komponen mesin yang bergesekan.

Sehingga ada sebagian komponen mesin yang bekerja tanpa lapisan oli. Inilah sumber bunyinya, komponen mesin yang saling bergesekan ini akan mengeluarkan bunyi yang khas.

Bunyinya tidak melulu seperti besi bergesekan, ada pula yang seperti ketukan. Biasanya ini terjadi pada area kepala silinder selaku area terjauh dari bak oli mesin.

Jika kita biarkan, ada efek negafif yang muncul bahkan lebih berat. Jika kompomen mesin aus/wear out maka performa mesin yang jadi taruhannya.

Untuk mengatasinya, pertama kita perlu menambahkan oli mesin motor kita hingga volumenya menunjukan level yang normal. Anda bisa menggunakan oli motor apapun, tapi jika bisa gunakan oli yang sama dengan oli yang ada pada mesin. Atau jika tidak anda bisa mengganti keseluruhan oli mesin dengan yang baru, untuk yang ini oli berbeda juga tidak masalah.

2. Timming chain kendor
Timming chain adalah rantai yang terletak disamping mesin (biasanya disamping kiri mesin). Rantai ini dipakai untuk menghubungkan poros engkol dengan poros nok.

Yang namanya rantai (berbahan besi) pasti bisa kendor/molor apalagi letaknya didalam mesin yang merupakan sumber panas. Hasilnya, seperti rantai roda, jika molor akan menimbulkan bunyi gemercik dan klotok-klotok yang kurang nyaman didengar.

Tapi sebenarnya, hal ini sudah diperhitungkan oleh para insinyur saat mendesain mesin dengan adanya komponen penegang/tensioner. Tensioner akan menarik timming chaih hingga tidak kendor. Tapi tensioner ini juga bersifat terbatas. Jika pemuaian timming chaih lebih besar atau pegas tensioner aus, maka bunyi ini bisa muncul.

Bagaimana solusinya ?

Ada dua cara untuk menghilangkan bunyi dari timing chain ini.

  • Pertama anda bisa mengganti tensioner motor dengan tipe tensioner manual. Kelebihannya anda bisa menegangkan timming chain dengan range lebih jauh tapi ini juga beresiko membuat timming chain putus jika tidak tepat mengunakannya.
  • Cara kedua, anda bisa mengganti dua komponen ini. Baik tensioner atau timming chain, apabila sudah diganti maka sudah dipastikan akan lebih kuat tegangannya. Kelemahannya hanya masalah harga.
3. Celah katup terlalu lebar

Celah katup/klep adalah gap atau jarak antara ujung batang katup dengan ujung rocker arm dalam posisi katup tertutup (free). Celah ini umumnya memiliki nilai sekitar 0,2 hingga 0,3 mm.

Jika celah klep terlalu sempit, maka tidak ada kesempatan bagi katup untuk memuai. Sehingga bisa terjadi kebocoran kompresi dari katup yang tidak tertutup rapat karena tertekan rocker arm.

Sememtara jika terlalu lebar, pembukaan katup akan lebih lambat dan suaranya juga lebih keras. Meski celahnya tidak ada satu mili, tapi bisa menimbulkan suara cukup berisik seperti ketukan logam (tek-tek). Ini karena gerakan rocker arm menekan batang katup itu terjadi secara cepat dan tiba-tiba.

Solusinya, anda perlu stel ulang katup mesin anda dengan spesifikasi 0,2 mm pada intake valve dan 0,3 mm pada exhaust valve. Celah katup ex lebih besar karena berhubungan dengan gas buang bertemperatur tinggi sehingga laju pemuaiannya lebih jauh.

4. Poros nok aus/oblak
Inilah salah satu resiko jika oli mesin kurang, awalnya suara mesin akan terkesan berisik. Jika dibiarkan maka akan menggerus komponen mesin salah satunya poros nok.

Poros nok posisinya ada didalam kepala silinder yang merupakan area terjauh dari pusat pelumasan. Ini berarti bagian ini sangat berpotensi aus jika kondisi pelumas kurang.


Poros nok yang aus akan sedikit oblak, hasilnya akan keluar bunyi kasar dari area mesin bagian atas.

Solusinya anda perlu melakukan penggantian poros nok pada mesin motor anda. Biaya penggantian bisa cukup mahal karena harga satu unit camshaft original tidak murah.

5. Kebocoran kompresi

Bocor kompresi tidak hanya berimbas pada hilangnya tenaga motor, tapi juga ada bunyi yang dihasilkan pembakaran yang kurang ideal. Ini terjadi karena pembakaran mesin yang ideal dilakukan pasda suhu dan tekanan yang tinggi.

Jika kompresi mesin turun, otomatis kedua faktor tersebut akan menurun dan akan mengeluarkan bunyi. Bunyi yang dihassilkan tidak seperti bunyi gesekan atau bunyi ketukan logam, bunyi ini timbul dari bunyi pembakaran namun lebih kasar yang biasanya disertai asap putih dari knalpot.

Untuk mengatasinya, pertama kita perlu tes kompresinya menggunakan compression tester. Baru kita bisa menyimpulkan apakah kompresi turun atau tidak. Jika turun kita perlu mencari sumber kebocoran tersebut.

6. Ada baut yang kendor

Ini serinh terjadi pada komponen pelengkap mesin seperti cover dan braket. Komponen-komponen ini disatukan menggunakan baut atau mur. Jika baut pengikat ini kendor, braket atau cover ini bisa oblak.

Saat mesin dihidupkan, komponen ini akan bergetar yang imbasnya ada pada suara mesin yang berisik. Untuk masalah ini, bunyi yang dirasakan berupa bunyi getaran logam yang berasal dari area luar mesin.


Solusinya, tinggal kencangkan baut pengikat braket atau cover mesin yang mengalami longgar. Pengencangan ini mungkin memerlukan bantuan kunci agar baut tidak lagi kendor.

7. Celah gigi primer terlalu besar

Gigi primer adalah roda gigi output mesin yang terletak pada poros engkol. Ada dua buah roda gigi primer, yakni drive dan driven gear. Drive gear terletak pada poros engkol, sementara driven gear terletak pada rangkaian kopling.

Celah antara dua roda gigi inilah yang dimaksud. Jika celahnya longgar maka akan muncul suara seperti mendengung dari bak mesin bagian kanan. Celah ini bisa melebar karena banyak faktor, bisa karena aus atau karena memang sudah umurnya.

Adaoun Solusi Lain Suara Mesin Berisik

Adapun solusi suara mesin berisik yang diantaranya yaitu:

Ganti Oli Mesin Dengan Teratur

Gantilah oli motor kalian secara berkala, pilih SAE yang sesuai pada mesin atau gunakan oli yang direkomendasikan oleh pabrikan motor.

Setel Katup Dengan Benar

Jika celah katup lebih kecil dari standar maka katup akan lebih cepat membuka, namun menjadi lambat menutup. Akibat keterlambatan menutup ini akan membuat tekanan kompresi menjadi bocor, karena saat langkah kompresi yakni piston bergerak ke atas, katup masuk belum benar-benar menutup.

Ganti Busi Yang Sudah Aus

Kenapa busi harus selalu diperiksa secara periodik..?? karena pada saat pengapian, elektroda ground dan elektroda tengah busi menghasilkan percikan api untuk menyalakan campuran bahan bakar dan udara, saat terjadi pengapian elektroda tengah dan elektroda ground terkikis oleh percikan api busi tersebut.

Periksa Camshaft Dan Rocker Arm Rusak/Tidak

Keausan pada pin rocker arm menimbulkan clearence antara pin dengan lubang rocker arm, akibatnya permukaan rocker arm bergesekkan tidak normal terhadap camshaft dan menyebabkan bukaan katup tidak tepat dengan normalnya. Lobe/cuping/tonjolan camshaft menjadi terkikis dan menimbulkan suara berisik. Rutinlah mengganti oli sesuai skalanya agar pelumasan dapat bersirkulasi dengan baik ke komponen, ganti apabila kondisi komponen tidak dapat bekerja optimal lagi.

Periksa Ring Piston

Saat ring piston aus, maka akan terjadi celah diantara piston dengan ruang bakar, hal ini akan menyebabkan tenaga motor semakin berkurang dan suara berisik pada motor, maka dari itu hindari terjadi kecelakaan yang semakin besar. Cara yang dapat kita lakukan ialah mengganti piston dan ring dan juga bisa kita over size atau under size.

Pin Piston Aus

Jika pin piston aus maka  getaran mesin akan menjadi semakin meningkat serta kasar. Agar dapat mengatasi masalah ini maka gantilah pin piston untuk kondisi mesin yang maksimal.

Gunakan Bahan Bakar Yang Oktannya Bagus

Oktan “kualitas” bahan bakar yang rendah akan menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna dikarenakan sulit terbakarnya bahan bakar, sehingga menimbulkan suara berisik.

Perbaiki Cam Shaft Dan Rocker Arm

Kondisi keduanya yang aus menyebabkan pergerakkannya tidak halus sehingga mengakibatkan suara mesin berisik. Cara mengatasinya dengan menghaluskan permukaan yang aus menjadi halus dengan dibobok, namun cara ini kurang maksimal dibandingkan jika kalian menggantikan dengan yang baru.
Share:

Popular Posts

Lowongan Content Creator