Archive for 2019

Pro Kontra Honda City Type Z


Media awal 2000an adalah era dimana mobil-mobil sedan baru masih melimpah jumlah modelnya dan masih bisa didapatkan dengan harga wajar pula. Salah satu sedan laris pada awal dekade 2000an adalah sedan small size milik Honda, yakni City Type Z dimana seluk beluknya akan kita ulas di artikel ini.

Sekilas Mengenai City Type Z


Bicara soal Honda, mungkin yang terlintas pada benakmu adalah mobil-mobil yang digandrungi kawula muda. Memang anggapan itu masih benar, terbukti dengan produk-produknya semisal Jazz, Brio, atau Mobilio yang ditargetkan penjualannya untuk generasi muda. Namun jauh sebelum kesuksesan ketiga model diatas tadi, salah satu mobil Honda favorit generasi muda adalah City Type Z.

Honda City Type Z pada dasarnya adalah versi facelift Honda City generasi ke-3 dan dipasarkan oleh Honda untuk wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan mulai dari tahun 2000 hingga tahun 2003. Perbedaan utama antara City Type Z serta pendahulunya terletak di desain front grille baru serta desain lampu rem yang benar-benar baru. Lampu rem City Type Z memiliki bentuk trapezoid utuh yang membuatnya lebih besar dari pendahulunya dan terbuat dari mika merah bening yang membuat tampilannya semakin segar.

Kelebihan

Kelebihan utama dari sedan ini sebagian besar terdapat pada spesifikasi mesin serta performanya yang tergolong unggul untuk mobil seukurannya. Mobil bermesin 1500cc VTEC ini mampu menyalurkan tenaga 115HP pada putaran 6800RPM, serta torsi 139Nm pada 4600RPM. Cukup buas bukan? Performa ini membuat pesaing-pesaingnya seperti Suzuki New Baleno dan Toyota Soluna terkesan cemen dan inferior, dan tak heran mobil ini sering dijadikan eksperimen untuk tuning atau mobil balap touring car.

Hebatnya dengan performa sebesar itu, konsumsi BBM City Type Z masih terjaga keiritannya. Bayangkan saja, 1 liter BBM dapat dilahapnya dalam perjalanan 10-13km di dalam kota atau 15-18km diluar kota. Percayalah, hari begini jarang sekali ada sedan yang mampu menyamai tingkat efisiensi bahan bakar sehebat City Type Z.

Poin kelebihan kedua yang dimiliki oleh Honda City Type Z terletak pada layout dashboardnya. Dashboardnya terlihat simpel dengan penempatan tombol-tombol inti pada posisi strategis. Speedometernya pun juga dilengkapi indikator-indikator dasar lainnya seperti putaran mesin, suhu mesin serta persediaan bahan bakar.

Poin positif ketiga yang dimiliki sedan ini adalah harga banderolnya dan harga perawatannya yang sangat terjangkau. Kini City Type Z dapat ditebus hanya dengan modal kurang dari Rp 80 juta.

Kekurangan

Kemudian beralih ke kekurangan, salah satu kekurangan dari mobil ini adalah desain dan fitur interiornya yang masih sangat 90an, namun sebetulnya hal itu tak menjadi masalah besar mengingat usia serta tahun rilis mobil ini.

Kekurangan kedua yang masih di seputar interior yang memiliki materi jok yang sebetulnya masih bisa ditingkatkan lagi. Kemudian dashboardnya meski posisinya sudah pas namun penempatan kontroler AC diatas dan head unit dibawah terasa canggung, apalagi seorang pengemudi bakal lebih sering mengutak atik head unitnya dibanding AC selama berkendara.

Kekurangan ketiga yang dimiliki mobil ini adalah suspensinya yang keras, tipikal mobil Honda. Buat sebagian jelas ini adalah sebuah masalah, apalagi sedan yang notabene menuntut kenyamanan berkendara, salah satunya adalah melalui tingkat kelembutan suspensi. Namun buat para tuners yang menjadikan City Type Z sebagai mobil balap, hal itu termasuk menguntungkan karena dengan begitu handlingnya meningkat serta stabilitas mobil ini terjaga ketika dipacu di lintasan.



ARTIKEL TERBARU:

ARTIKEL LAINYA:

    Direkomendasikan

    Serba-serbi Mobil Sedan Peugeot 408



    Bisa dibilang, diantara semua segmen sedan yang tersedia di pasar otomotif Indonesia, segmen sedan kompak adalah yang paling kecil pangsa pasarnya. Angka penjualannya yang tak begitu besar jelas membuat model-model yang meramaikan segmen ini masih bisa terhitung jari. Sebut saja, ada Toyota Corolla Altis, Honda Civic, Suzuki Ciaz, Mitsubishi Lancer EX, Ford Focus, Chevrolet Cruze, Peugeot 408, Kia Forte dan Hyundai Elantra. Khusus kedua terakhir itu penjualannya tidak diperuntukkan konsumen, alias fleet buyers. Namun diantara semua nama diatas tadi, yang paling menarik perhatian adalah Peugeot 408. Selain sebagai pemain tunggal asal Eropa di segmen sedan -kompak, Peugeot 408 menarik perhatian karena hal-hal dibawah ini.

    Varian


    Peugeot 408 dijual di Indonesia dengan dua varian, yakni 1.6L THP dan juga 2.0L yang semuanya mengusung girboks otomatis. Masing-masing varian dibanderol harga Rp 389,5 juta dan RP 317 juta per tahun 2012. Mobil ini dirakit di Malaysia, negara yang sekaligus juga menjadi headquarters Peugeot-Citroen (PSA Group) untuk Asia Tenggara. Sejujurnya 408 sudah memasuki generasi kedua sejak tahun 2016 silam, namun sepertinya kita masih harus menunggu beberapa waktu lagi sebelum Peugeot Indonesia kembali menghadirkannya.

    Desain dan Dimensi


    Sejatinya, Peugeot 408 adalah versi sedan dari Peugeot 308, terlihat dari struktur dan desain bodinya terhitung mulai dari pilar B kedepan. Tak heran desain lampu depan, bumper, air scoop serta area mesin membuat kita mudah teringat dengan saudara hatchbacknya yang telah lebih dulu hadir di pasaran Indonesia. Baik 408 maupun 308 memiliki bahasa desain lawas Peugeot, yang aerodinamis dan konon menyerupai “mata singa” ketika masih ditawarkan dealer Peugeot Indonesia. Selain itu, dimensi Peugeot 408 adalah panjang 4.68m x lebar 1.82m x tinggi 1.53m serta wheelbase 2.71m. Untuk sebuah sedan yang ditujukan untuk negara-negara berkembang, dimensi 408 termasuk proporsional dan tidak canggung.

    Interior

    Kini mengenai interior, gaya desain yang dianut pun juga serupa dengan saudara hatchbacknya tadi, atau 308. Lihat saja bentuk setirnya, speedometer, ventilasi AC yang berwujud lubang bulat 3 buah, head unit sampai dashboard. Secara keseluruhan terdapat nuansa sporty luxury pada interior. Soal fitur, Peugeot pun tidak pelit fitur kepada 408. Tersedia dual zone AC, rear AC, head unit yang mampu menopang CD dan MP3, Bluetooth, serta USB Auxiliary unit dengan 6-speaker, cruise control, sensor-activated headlights dan wiper, electric folding mirror, serta multi-information display (MID).

    Sementara itu, setirnya berbalut kulit, begitu juga dengan joknya sehingga dapat menambah kenyamanan. Belum lagi terdapat windshield seluas 3.95 meter persegi agar visibilitas mengemudi menjadi semakin bagus. Terakhir, daya angkut 408 termasuk besar dengan bagasi sebesar 562 liter.

    Mesin dan Fitur Keselamatan


    Peugeot 408 1.6L dibekali mesin turbo THP atau Turbo High Pressure dengan 4 inline cylinders, dan 16-valve DOHC VVT (variable valve timing). Tenaga yang dihasilkan pun cukup menggiurkan dengan 163HP pada 6000RPM dan 240Nm pada 1400RPM. Versi ini memerlukan 10km untuk mengonsumsi bensin per liter.

    Sementara itu, versi 2.0L memiliki mesin inline 4 cylinders 16-valve DOHC VVT berkapasitas 1.997 cc. Tenaga yang dikeluarkan pun 145HP pada 6000RPM dan torsi 200Nm pada 4000RPM. Konsumsi bensinnya mencapai 9km/l.


    Semua varian 408 dilengkapi anti-lock braking system (ABS), electronic brake distribution (EBD) dan brake assist (BA), immobilizer, rear parking sensor, pedestrian impact, ISOFIX, sabuk pengaman untuk setiap penumpang serta airbag untuk pengemudi dan penumpang depan. Khusus untuk 408 1.6L turbo THP diberikan bonus fitur electronic stability program (ESP) dan curtain airbags.

    Baca juga >> TOYOTA YARIS ATIV TRD; CIKAL BAKAL NEW-VIOS TRD SPORTIVO?



    ARTIKEL TERBARU:

    ARTIKEL LAINYA:

      Direkomendasikan

      Toyota Yaris Ativ TRD; Cikal Bakal New-Vios TRD Sportivo?


      Pada pagelaran otomotif besar Bangkok Motor Show 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 27 Maret-7 April silam, terdapat salah satu small sedan tuning yang kehadirannya cukup menarik perhatian pengunjung. Sedan yang dimaksud tak lain adalah Toyota Yaris Ativ TRD.

      Toyota Yaris kok Berbentuk Sedan?


      Kamu tidak salah kok. Namanya memang benar Yaris Ativ. Sebagai informasi, ATPM Toyota Thailand menggunakan nama Yaris Ativ untuk facelift Vios generasi ke-3, sementara itu versi desain aslinya tetap memakai nama Vios. Mungkin konsep penamaan ini terdengar sedikit aneh di mata pecinta otomotif Indonesia karena Vios identic dengan mobil sedan sementara Yaris tak lain adalah sebuah sub-compact hatchback. Yaris Ativ sendiri juga telah dipasarkan di Indonesia dengan nama Vios, yang diperkenalkan secara diam-diam oleh PT Toyota Astra Motor sejak 3 April lalu.

      Apa itu Yaris Ativ TRD?

      Dilansir dari blog otomotif ternama Malaysia, paultan.org terlihat bahwa display unit Yaris Ativ yang berwarna putih ini berlapis aneka aksesoris aero kit dengan warna-warna khas Toyota Racing Development atau TRD, yakni putih, hitam dan merah. Paket aksesoris TRD yang diberikan meliputi bumper yang dilengkapi front spoiler dengan aksen merah, side skirt, spoiler hitam, dan juga rear bumper yang memiliki ventilasi udara imitasi berukuran besar serta spoiler kelir merah yang senada dengan yang di bumper depan. Selain itu, spion kaca diwarnai hitam dengan tarikan garis merah yang sejajar dengan turn signal-nya. Kombinasi tersebut membuat penampilan Yaris Ativ TRD yang sudah agresif menjadi semakin sangar; sesangar Joker-nya Batman.

      Seperti yang kita bisa lihat, paket aksesoris modifikasi ini hampir serupa dengan yang ditawarkan oleh Toyota Indonesia pada Yaris TRD Sportivo nya, hanya saja perbedaannya berupa penempatan warna merah pada bagian aksesoris yang berbeda serta pada Yaris Ativ TRD tidak termasuk velg racing bernuansa edgy, sehingga unit display yang menggunakan velg Yaris Ativ standar terkesan culun dan tanggung.

      Sementara itu pada bagian interior, tidak terlihat adanya perubahan desain atau penambahan aksesoris.

      Akankah Dijual di Indonesia Suatu Saat Nanti?

      Vios TRD, sempat hadir di product range ATPM Toyota Indonesia sejak tahun lalu hingga tahun ini, namun sayang harus di discontinue untuk membuat jalan versi faceliftnya masuk ke jajaran produk Toyota. Namun melihat Vios yang sendirinya juga telah memiliki tempat tersendiri di kalangan penggemar modifikasi dan auto sport, rasanya tidak mungkin bila Toyota melewatkan kesempatan untuk menghadirkan varian TRD Sportivo atau paket aksesoris add-on TRDnya. Dan kalaupun akhirnya dijual resmi oleh PT Toyota Astra Motor, Vios TRD Sportivo kemungkinan akan menjadi varian Vios dengan harga tertinggi.

      Jadi Kesimpulannya…

      Paket aksesoris add-on dari TRD yang diimbuhkan pada Yaris Ativ (atau Vios) terlihat sangat serasi karena sesuai dengan karakter desainnya yang pada dasarnya sudah agresif. Dibandingkan dengan Vios terakhir yang juga sempat ditawarkan dalam varian TRD, kesan sporty dan agresif justru terlihat jelas dalam Yaris Ativ TRD Sportivo ini. Mungki hal ini terjadi juga karena basisnya Yaris Ativ yang aslinya memang sudah sporty, atau dari penggunaan warna-warna pada aksesorisnya. Yang jelas, saya yakin bahwa apabila Toyota menambahkan grade TRD Sportivo ke dalam lineup Vios, para pecinta mobil modifikasi khususnya dari kalangan muda akan bersuka hati.



      ARTIKEL TERBARU:

      ARTIKEL LAINYA:

        Direkomendasikan

        Proton Persona; Sedan Super Value 2019



        Akhir-akhir ini salah satu postingan Instagram milik suatu blog otomotif berhasil membuat khalayak cukup heboh dengan foto Proton Persona yang didisplay pada stand pameran Proton di pusat perbelanjaan Q Big di kawasan BSD City, Tangerang Selatan. Model Proton Persona yang dipamerkan pun sudah cukup outdated, karena merupakan Proton Persona CM6 yang notabene sudah tak lagi diproduksi oleh Proton di Malaysia sejak tahun 2016 silam dan telah tergantikan oleh generasi barunya. Akan tetapi, yang membuat followers terkejut adalah cardboard bertulis harganya yang ditempelkan pada windshield belakang. Coba tebak berapa harganya. Ya, 105 juta Rupiah.

        Rp 105 juta untuk sebuah sedan? Unit “baru” pula?! Memang begitu harga yang ditawarkan Proton untuk mid-size sedannya ini. Perlu dicermati bahwa unit tersebut buatan tahun 2013, namun secara legal kondisinya “baru” karena ini adalah unit yang belum pernah didaftarkan atas nama pemilik manapun. Dan inilah informasi detail mengenai Proton Persona generation 1 ini.

        Suksesor Proton Wira


        Proton Persona diluncurkan pada tahun 2007 sebagai penerus dari Proton Wira, sedan kompak pertama milik Proton yang berbasis Mitsubishi Lancer generasi 4. Mobil ini memiliki desain yang serupa dengan saudara hatchbacknya, Proton Gen-2 dan perbedaannya terletak di Proton Persona yang memiliki buritan bagasi konvensional khas sedan sementara Proton Gen-2 menerapkan buritan bagasi model hatch. Pada tahun 2013, terdapat versi facelift dari Persona yang hadir dengan desain grille baru, velg baru, spion kaca yang lebih besar dilengkapi dengan turn signal, head unit terpisah, koneksi USB, serta lampu belakang berdesain baru. Proton Persona generasi ini dipasarkan pada tahun 2007-2016 sebelum akhirnya penerusnya hadir dengan wujud small-sedan.

        Data Teknis dan Performa


        Inilah spesifikasi teknis dari Proton Persona.
        §  Nama Model: Proton Persona
        §  Kode Generasi: CM
        §  Mesin: CamPro/CamPro IAFM 4 silinder, DOHC 16V
        §  Kecepatan Maksimum: 200km/h (124mph)
        §  Akselerasi 0-100km/h: 11.5 detik
        §  Tenaga Maksimum: 110HP (82kw) / 6000RPM (CamPro), 110HP (84kw) / 6500RPM (CamPro IAFM)
        §  Torsi Maksimum: 148Nm/4000RPM
        §  Kapasitas Tangki: 50 liter
        §  Konsumsi BBM: 9km/l, atau sekitar 11l/100km
        §  Kualitas Bensin: RON 97

        Mobil ini terkenal akan handlingnya yang mantap, bahkan untuk dimensinya yang cukup bongsor berkat mesin responsif CamPro yang dikembangkan bersama pabrikan mobil sport ternama asal Inggris, Lotus. Handlingnya yang mantap terasa apabila melakukan maneuver cornering, dimana mobil masih mampu bergerak secara stabil, dan meminimalisir body roll sehingga penumpang didalamnya tetap merasa nyaman.

        Poin Plus Lainnya dari Proton Persona

        §  Biaya perawatan terjangkau
        §  Interior luas
        §  Kapasitas bagasi yang amat besar
        §  AC yang sangat sejuk dan cocok sekali untuk iklim tropis seperti Indonesia
        §  Memiliki kesan sedan eksekutif

        Mengapa Mobil ini Dibanderol  Rp 105 juta?

        Dikatakan diatas bahwa Proton Edar Indonesia menawarkan Persona dengan harga segitu karena merupakan model tahun 2013. Namun selain itu, Proton juga memasang harga yang luar biasa rendah ini dalam rangka stock clearance mereka. Sebagai informasi, Proton Edar Indonesia masih memiliki banyak stock mobil keluaran tahun 2013 di dealer-dealer mereka, dan memberi diskon besar-besaran pada unit-unit tersebut agar segera laku terjual sebelum mengimpor kembali dari Malaysia. Kalau kamu ingin mencari mobil murah tapi kamu anti-LCGC, mungkin Proton Persona bisa menjadi pilihan yang pas buat kamu.


        Baca juga >> Hyundai Sonata YF, Sang Pencuri Perhatian di Jalan Raya

        ARTIKEL TERBARU:

        ARTIKEL LAINYA:

          Direkomendasikan

          Hyundai Sonata YF, Sang Pencuri Perhatian di Jalan Raya




          Awal 2010 adalah masa-masa revolusioner untuk produk-produk otomotif asal Korea Selatan. Citra mobil Korea yang dulunya kerap dicap membosankan dan apa adanya perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Produsen-produsen Korea mulai berpikir serius berbagai cara agar produk mereka dapat bersaing dengan nama-nama besar dari Jepang, Eropa dan Amerika Serikat dan diterima masyarakat dunia luas.

          Akhirnya, merk-merk mobil Korea seperti Hyundai dan Kia mulai merekrut developer-developer otomotif eks-produsen kelas atas Eropa seperti BMW dan Audi dan dengan bantuan merekalah teknologi serta desain milik Hyundai atau Kia dirombak total. Salah satu produk Hyundai yang terlebih dahulu menikmati hasil revolusi ini adalah Hyundai Sonata YF.

          Sekilas Tentang Hyundai Sonata YF

          Hyundai Sonata YF adalah generasi ke-enam dari sedan entry-level executive andalan Hyundai ini. Diluncurkan pada ajang Los Angeles Auto Show 2009 dan mulai dipasarkan pada tahun 2010, Sonata YF adalah saudara dari Kia Optima K5. Hyundai Sonata YF adalah salah satu model pertama Hyundai bersama dengan SUV Tucson yang mengusung bahasa desain terbaru Hyundai “Fluidic Sculpture.” Hal ini membuat eksteriornya modern, aerodinamis dan futuristik, sementara itu interiornya berasa mewah dengan tarikan garis halus memanjang yang mendominasi setiap fitur interiornya.

          Eksterior


          Bahasa desain “Fluidic Sculpture” milik Hyundai membuat Sonata YF terasa mewah dan aerodinamis. Bahkan ketika awal muncul di publik, kehadiran Sonata YF membuat khalayak sedikit shock sambil percaya tidak percaya bahwa itu adalah mobil Korea. Hal itu dibuat lebih kental dengan desain lampu depan dan lampu rem belakang yang menyipit pada ujungnya. Grillenya pun juga tak kalah elegan yang hadir dengan bentuk bagaikan senyuman lebar dan dihiasi oleh chrome pada kisi-kisi ventilasi udaranya. Kesan mewah juga semakin erat dengan keberadaan panoramic sunroof yang memanjang dari kaca depan hingga kaca belakang. Dengan desain yang sarat akan nilai-nilai estetika ini, bagaimana tidak Sonata YF mencuri perhatian para pengguna jalan?

          Interior


          Seperti eksteriornya, interior Sonata YF juga hadir dengan konsep desain senada yang membuatnya mewah dan elegan. Keeleganan terlihat juga dari penataan elemen-elemen dashboard yang begitu rapi dan serasi, terutama tombol-tombolnya. AC controllernya sudah mengadopsi model digital, setir dilengkapi dengan tombol-tombol audio control dan cruise control serta terdapat layar display kecil ditengah dashboard yang lazim ditemukan di sedan-sedan eksekutif asal Eropa.  Speedometernya pun beraksen biru putih, dan dilapisi oleh cincin-cincin chrome yang mempertahankan kesan kelas atas. Sementara itu, material utama jok Sonata YF adalah kulit dan khusus jok pengemudi dan penumpang depan dibekali fitur electric seat.

          Mesin


          Kemudian untuk urusan dapur pacu, Sonata YF dipersenjatai oleh mesin Theta II DOHC berkapasitas 2400cc. Inilah data mengenai spesifikasi teknis Hyundai Sonata YF.
          §  Mesin – Theta II DOHC
          §  Kapasitas – 2400cc
          §  Tenaga Maksimum – 176HP/6000RPM
          §  Torsi Maksimum – 223Nm/4000RPM
          §  Suspensi Depan/Belakang – MacPherson strut/multilink
          §  Konsumsi BBM – 10.8l/100km
          §  Jenis BBM – RON 95

          Harga

          Hyundai Sonata YF kini sudah tak lagi diproduksi, dan harga sekennya berkisar antara Rp180-200 juta. Dengan wujud dan fitur yang ditawarkan, jelas Sonata adalah pilihan yang sangat menarik. Kalau kamu merasa bahwa sedan eksekutif entry-level asal Jepang seperti Toyota Camry, Honda Accord atau Nissan Teana sudah terlalu mainstream, mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk tampil beda dengan mobil ini. Cuma perlu dicatat bahwa unitnya cenderung tidak banyak dan suku cadang sedikit lebih mahal dan langka dibandingkan produk-produk Hyundai lainnya.

          Baca juga >> mobil sedan irit bbm

          ARTIKEL TERBARU:

          ARTIKEL LAINYA:

            Direkomendasikan